Kumpulan Kata Bijak Bahasa Jawa tentang Kehidupan dan Percintaan

Pernahkah kalian mendengar ungkapan, dituturi ungkapan, atau Kata Bijak Bahasa Jawa dalam hidup kalian? Pasti pernah bukan? Misalnya saja kata bijak urip iku mung mampir ngombe, yang memiliki arti hidup itu hanya sebentar dengan menyimbolkan hidup adalah istirahat sejenak dengan minum. Atau kata bijak urip iku urup yang berarti hidup itu seharusnya memberikan manfaat bagi sesama.

Hidup menjadi masyarakat Jawa memang syarat akan nilai filosofi yang kental akan sebuah makna. Ungkapan, kata bijak Bahasa Jawa, atau dapat kita sebut nasihat seperti yang sudah disebutkan diatas biasanya diucapkan orang tua untuk seseorang yang lebih muda, tetapi tidak menutup kemungkinan diucapkan kepada sesama.

Begitu dalam makna yang terkandung sehingga banyak sekali kata bijak Bahasa Jawa seperti ini hadir bahkan menjadi simbol identitas masyarakat Jawa. Seperti halnya kata bijak Bahasa Jawa Banyak Makan Asam Garam ungkapan ini mempunyai arti bahwa seseorang sudah lebih banyak melalui hidup dengan segala pengalaman dan pembelajarannya. Banyak Makan Asam Garam biasanya menempatkan orang tua sebagai pelaku yang sedang memberi tuturan orang yang lebih muda.

Contoh-contoh di atas dapat ditarik benang merah bahwa dalam melakukan kegiatan apapun masyarakat Jawa selalu diingatkan untuk berhati-hati dalam bertindak. Adanya kata bijak Bahasa Jawa membuktikan bahwa masyarakat Jawa setidaknya mempertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan dengan pengalaman para pendahulu.

Kata bijak Bahasa Jawa memang kompleks mengenai hidup. Tapi di sini akan disajikan kumpulan kata bijak Bahasa Jawa beserta artinya mengenai hidup dan cinta. Mengapa? Karena itulah yang selalu membuat kita hidup dan akan menjadi baik-baik saja.

Lalu apakah setelah ini kalian tertarik untuk mengetahui lebih dalam kata bijak Bahasa Jawa? Menyelami makna dan melakukannya di kehidupan nyata? Berikut ini beberapa contoh kata bijak Bahasa Jawa beserta artinya mengenai hidup dan cinta yang dapat kalian selami maknanya!

Baca Juga:  Quotes Pendidikan Singkat yang Bakal Membuatmu Terinspirasi

Kumpulan Kata Bijak Bahasa Jawa Kehidupan Beserta Arti

1. “Gusti Allah iku cedhak tanpa senggolan lan Gusti Allah adoh tanpa wangenan” (Allah itu dekat dengan kita meskipun tubuh kita tidak bisa menyentuhnya, jauh tak terbatas)
2. “Urip iku urup” (Hidup itu menyala terang, bermanfaat untuk sesama)
3. “Akeh Mangan Asam Garam” (Banyak makan asam gara yang berarti sudah banyak mengalami berbagai pengalaman baik sedih, Bahagia, sengsara, berjuang, dan lain sebagainya semasa hidup)
4. “Urip kang utama yaiku nalika mateni kang sempurna” (Ketika kita melakukan perbuatan baik semasa hidup kita akan memperoleh kebaikan-kebaikan lain di kehidupan setelahnya).
5. “Sampurnaning urip iku digolek lewat sampurnaning lahir batin lan golek kusumpurnaning pati” (Kita hidup dengan mempunyai tanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dalam kehidupan dunia dan kehidupan akhirat).
6. “Ala lan becik iku gegandhengan, kabeh kuwi saka kersaning pangeran” (Kejahatan dan kebaikan itu berjalan Bersama, Semua itu berasal dari kehendak Tuhan).
7. “Natas, lan nitis, sarta netes” (Berasal dari Tuhan kita ada di dunia, Bersama Tuhan kita dapat hidup, dan karena kehendak Tuhan kita Kembali)
8. “Gusti maringi dalan kangge tiyang sing purun nututi kahidupan ndalan kebenaran” (Allah memberi petunjuk jalan bagi mereka (manusia) yang mau mengikuti jalan kebenaran)
9. “Gusti Allah maringi pitedah bisa sangking lewat bungah, bisa uga lewat dalan susah” (Allah memberikan kita (manusia) petunjuk dengan jalan Bahagia, bisa dengan jalan menderita)
10. “Kawula mung saget saderma, mobah-mosik kuwi sampun kersaning hyang sukmo” (Kita hanya bisa melakukan semampu kita, setelah itu apapun kehendaknya serahkan semuanya kepadaNya)
11. “Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing nyiptaaken manungsa” (Cinta yang kita persembahkan kepada manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah yang telah menciptakan manusia)
12. “Mohon, mangesthi, mangastuti, marem” (Memintalah selalu petunjuk kepada Tuhan agar dapat menyelaraskan antara ucapan dan perbuatan sehingga dapat berguna bagi sesama)
13. “Dosa sing paling marakke prihatin lan sedeh iku dosambat ora duwe duit” (Dosa yang paling membuat prihatin dan menyedihkan adalah ketika mereka (manusia) sambat tidak punya uang)
14. “Manungsa mung saget ngunduh wohing pakarti kang pernah dilakuni” (Kehidupan manusia (baik dan buruk) merupakan akibat dari perbuatan mereka (manusia) itu sendiri)
15. “Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan” (Sebaik-baik prang adalah dia (manusia) yang memberikan pertolongan tanpa diketahui siapapun atau sembunyi-sembunyi)
16. “Urip kuwi sansoyo terus mlaku, bebarengan kalihan wektu, sing bisa gawa lelakumu, supaya becik nasib uripmu” ( Hidup itu terus berjalan, bersaam dengan waktu, yang bisa membawa segala tingkah lakumu, agar baik nasibmu).
17. “Mustikaning laku indah ing ndalem kahidupan iku diarani Sabar” (Perbuatan yang sangat indah di dalam kehidupan itu disebut dengan sabar)
18. “Dadi uwong kudu sing bisa lan pinter rumangsa, aja dadi uwong sing bisa lan rumangsa pinter” (Jadilah orang yang bisa dan pintar merasa banyak hal, janganlah jadi orang yang bisa dan merasa bisa (banyak hal)).
19. “ Urip kuwi aja mung isine nuruti nepsu, nek ngono kui sing jenenge kamulyan mesti soyo angel ketemu” (Hidup itu isinya jangan hanya menuruti nafsu bersenang-senang, ketika itu terjadi yang namanya kemulyaan hidup akan semakin sulit ditemukan)
20. “Aja mbedakake sak sapadha-pada manungsa, hargai apa-apa kang beda” (Jangan membeda-bedakan sesama manusia, hargai perbedaan)

Baca Juga:  Nama Anime Keren Dan Artinya Sebagai Eksistensi Anime Si Budaya Populer

Kumpulan kata Bijak Percintaan Beserta Arti

1. “Yen ora pengen kuciwo, menika kudu ngerti kapan ngarep-ngarep lan kapan kudu mandeg” (Ketika tidak ingin kecewa, maka seharusnya tahu kapan berharap dan kapan harus berhenti)
2. “Wong lanang iku menang milih, Yen wong wadon menang nolak” (Laki-laki itu menang dari segi memilih (jodoh/pasangan), sedangkan Wanita menang dari segi menolak (jodoh/pasangan)\
3. “Bso nembang nanging ora bisa nyuling, biso nyawang nyawang nanging ora biso nyanding” (Bisa bernyanyi tetapi tidak dapat bermain seruling, bisa melihat tetapi tidak dapat bersanding).
4. “Sayang marang pasangan kuwi ora perlu nuntut mung kanggo dadi wong liyo mergo kekurangan” (Sayang terhadap pasangan itu tidak perlu menuntut hanya untuk menjadi orang lain karena sebuah kekurangan)
5. “Move on kuwi dudu ngalalekke, nanging ngusahani ngikhlaske lan usaha ngentukke sing luwih apik sangka sakdurunge” (Move on itu bukan melupakan, tetapi berusaha mengikhlaskan dan usaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelumnya)
6. “Duweni pacar kuwi kudu sabar karo pasangane, opo maneh sing ora duwe” (Mempunyai pacar itu harus sabar dengan pasangannya, apalagi yang tidak punya)
7. “Cara dienggo bahagia kuwi akeh, contone ngeculke wis nyia-nyiake kowe” (Cara untuk berbahagia itu banyak, contohnya melepaskan yang sudah menyia-nyiakan kamu)
8. “Akeh manungsa ngrasakke tresna, nanging ora ngerti lan luput marang hakikat tresna” ( banyak orang merasakan cinta, tetapi tidak tahu dan luput dengan hakikat cinta itu sendiri)
9. “Patokan tresna iku ora mung sangka rupa, bondo, lan panggaweaanmu” (Patokan cinta itu tidak hanya dari paras, kekayaan, dan pekerjaanmu)
10. “Pernikahan ingkang sukses mboten cukup namung sapisan ngegem sepisan roso katresnan. Butuh pirang-pirang katresnan kanggo trena marang pasanganmu!” ( Pernikahan yang sukses tidak cukup hanya satu kali jatuh cinta, tetapi membutuhkan berkali-kali jatuh cinta terhadap pasanganmu).

Baca Juga:  Kata-kata Lucu Buat Update Status sebagai Hiburan di Kala Pandemi

Nah, itulah beberapa kata bijak Bahasa Jawa yang pernah dilontarkan masyarakat Jawa. Baik terhadap dirinya maupun terhadap orang lain. Kata bijak Bahasa jawa diatas dapat Anda jadikan sebagai motivasi ataupun pembelajaran agar senantiasa berhati-hati dalam menjalani apapun di kehidupan ini. Selamat, selamat berproses menjalani hidup yang tiada henti!

Leave a Comment